Ayam broiler atau ayam pedaging merupakan jenis unggas yang dipelihara khusus untuk menghasilkan daging dalam waktu singkat. Dalam kurun 30–45 hari, ayam broiler dapat mencapai bobot ideal untuk dipasarkan. Namun, pertumbuhan yang cepat ini hanya bisa tercapai jika ayam mendapatkan nutrisi dan suplemen yang tepat.
Suplemen membantu meningkatkan daya tahan tubuh, mempercepat pertumbuhan, serta menjaga kesehatan pencernaan ayam. Agar hasil optimal, peternak perlu memahami jadwal pemberian suplemen yang tepat sesuai usia dan kondisi ayam broiler. Berikut panduan lengkap yang bisa diterapkan di peternakan.
Mengapa Pemberian Suplemen Penting untuk Ayam Broiler
Pertumbuhan ayam broiler sangat cepat sehingga kebutuhan nutrisi hariannya cukup tinggi. Meskipun pakan komersial sudah mengandung nutrisi dasar, sering kali masih diperlukan suplemen tambahan untuk:
-
Meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit.
-
Memperbaiki kualitas daging dan bobot panen.
-
Mengoptimalkan penyerapan nutrisi dari pakan.
-
Meminimalkan risiko stres, terutama saat perubahan cuaca.
Dengan jadwal yang tepat, suplemen dapat bekerja maksimal tanpa mengganggu metabolisme alami ayam.
Jenis-Jenis Suplemen yang Dibutuhkan
Sebelum masuk ke jadwal, kenali beberapa jenis suplemen penting untuk ayam broiler:
-
Vitamin dan Mineral
Vitamin A, D, E, dan K penting untuk pertumbuhan tulang, kesehatan kulit, dan sistem imun. Mineral seperti kalsium, fosfor, dan zinc membantu pembentukan tulang serta metabolisme. -
Probiotik dan Prebiotik
Berfungsi menjaga keseimbangan bakteri baik di usus, mencegah diare, dan meningkatkan penyerapan nutrisi. -
Elektrolit
Penting saat cuaca panas atau masa transportasi untuk mencegah dehidrasi dan stres panas. -
Asam Amino Esensial
Seperti lisin dan metionin yang membantu pembentukan daging dan mempercepat pertumbuhan. -
Suplemen Herbal
Ekstrak jahe, kunyit, atau meniran yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh secara alami.
Jadwal Pemberian Suplemen Berdasarkan Usia
Berikut jadwal yang dapat dijadikan acuan untuk pemeliharaan ayam broiler hingga panen:
1. Hari 1–7 (Masa Starter)
Pada minggu pertama, ayam baru menyesuaikan diri dengan lingkungan kandang.
-
Suplemen yang dianjurkan: vitamin A, D, E, dan elektrolit.
-
Tujuan: memperkuat daya tahan tubuh, membantu pembentukan tulang, dan mengurangi stres pasca penetasan.
-
Cara pemberian: larutkan vitamin dan elektrolit ke dalam air minum setiap hari selama 3–5 hari pertama.
2. Minggu 2–3
Memasuki fase pertumbuhan pesat, kebutuhan energi dan protein meningkat.
-
Suplemen: probiotik dan asam amino esensial.
-
Tujuan: menjaga kesehatan saluran pencernaan dan mempercepat pertumbuhan otot.
-
Pemberian: campurkan probiotik ke air minum 2–3 kali seminggu. Asam amino bisa diberikan sesuai anjuran dosis pabrik.
3. Minggu 4–5 (Masa Finisher)
Ayam mulai mencapai bobot panen, sehingga fokusnya pada penggemukan.
-
Suplemen: vitamin B kompleks dan mineral (kalsium, fosfor).
-
Tujuan: mengoptimalkan konversi pakan menjadi daging dan menjaga metabolisme.
-
Pemberian: cukup 2 kali seminggu melalui air minum atau pakan.
4. Saat Cuaca Panas atau Stres
Pada kondisi cuaca ekstrem atau setelah vaksinasi, ayam mudah mengalami dehidrasi dan stres.
-
Suplemen: elektrolit dan vitamin C.
-
Cara pemberian: larutkan ke dalam air minum selama 1–2 hari berturut-turut untuk menstabilkan cairan tubuh.
Tips Penting dalam Pemberian Suplemen
Agar suplemen bekerja maksimal dan tidak menimbulkan efek negatif, perhatikan hal-hal berikut:
-
Ikuti Dosis Anjuran
Jangan melebihi dosis karena dapat mengganggu metabolisme atau merusak organ pencernaan. -
Perhatikan Kualitas Air Minum
Gunakan air bersih dan bebas kaporit agar suplemen larut sempurna dan tidak bereaksi negatif. -
Gunakan Wadah yang Higienis
Bersihkan tempat minum dan pakan setiap hari untuk mencegah pertumbuhan bakteri. -
Kombinasikan dengan Manajemen Kandang yang Baik
Suplemen hanya akan efektif jika kandang bersih, ventilasi baik, dan kepadatan ayam tidak berlebihan. -
Konsistensi Penting
Pemberian suplemen harus dilakukan sesuai jadwal agar hasilnya terlihat optimal.
Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari
Banyak peternak pemula yang tidak menyadari beberapa kesalahan berikut:
-
Memberi suplemen tanpa memperhatikan usia ayam.
-
Menggabungkan berbagai suplemen tanpa memeriksa interaksi antar bahan.
-
Mengandalkan suplemen semata tanpa memperhatikan kualitas pakan utama.
Kesalahan ini dapat menyebabkan pertumbuhan tidak optimal atau bahkan keracunan.
Jadwal pemberian suplemen yang tepat adalah kunci sukses pemeliharaan ayam broiler. Dengan memahami kebutuhan gizi berdasarkan usia, peternak dapat meningkatkan produktivitas dan menjaga kesehatan ayam hingga panen.
Mulai dari hari pertama dengan vitamin dan elektrolit, berlanjut ke probiotik dan asam amino di minggu kedua, serta mineral dan vitamin B pada fase finisher, setiap langkah memiliki peran penting. Dukungan manajemen kandang yang baik dan konsistensi akan membuat hasil beternak ayam broiler lebih optimal dan menguntungkan. Artikel Selengkapnya…
